<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Polaroid Hitam Putih</title>
	<atom:link href="http://polaroidhitamputih.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://polaroidhitamputih.wordpress.com</link>
	<description>hidup gue, dalam hitam putih</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Jan 2012 15:37:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='polaroidhitamputih.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Polaroid Hitam Putih</title>
		<link>http://polaroidhitamputih.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://polaroidhitamputih.wordpress.com/osd.xml" title="Polaroid Hitam Putih" />
	<atom:link rel='hub' href='http://polaroidhitamputih.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>The Price of An Effortless Breathing</title>
		<link>http://polaroidhitamputih.wordpress.com/2012/01/20/the-effortless-breathing/</link>
		<comments>http://polaroidhitamputih.wordpress.com/2012/01/20/the-effortless-breathing/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Jan 2012 15:25:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bintang Pramodana</dc:creator>
				<category><![CDATA[La Vida Para Siempre]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://polaroidhitamputih.wordpress.com/?p=666</guid>
		<description><![CDATA[Sudah sebulan ini saya sakit, batuk yang tidak kunjung sembuh juga. Saya sudah minum berbagai obat dan hal-hal lain seperti kencur dan jahe, berhenti makan dan ngemil gorengan, tetap berolahraga, tapi batuk ini tak kunjung reda juga. Berbagai diagnosis juga sudah saya pertimbangkan. Belum ada hasil. Sebagai seorang dokter mungkin saya sesekali merasa sombong, dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=polaroidhitamputih.wordpress.com&amp;blog=3632503&amp;post=666&amp;subd=polaroidhitamputih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah sebulan ini saya sakit, batuk yang tidak kunjung sembuh juga. Saya sudah minum berbagai obat dan hal-hal lain seperti kencur dan jahe, berhenti makan dan ngemil gorengan, tetap berolahraga, tapi batuk ini tak kunjung reda juga. Berbagai diagnosis juga sudah saya pertimbangkan. Belum ada hasil.</p>
<p>Sebagai seorang dokter mungkin saya sesekali merasa sombong, dan lupa bahwa saya hanyalah perantara saja dari Yang Maha Kuasa ini untuk membantu orang lain. Mungkin saya sedang diingatkan.</p>
<p>Seringkali hal-hal yang terbaik dalam hidup itu gratis, and we all take them for granted. Keadaan ini yang membuat kita lupa untuk bersyukur. Selama 1 bulan lebih batuk dan tidak leluasa untuk bernafas, saya jadi mengerti betapa mahalnya harga sebuah tarikan nafas itu bila hal yang gratis itu di ambil sementara?</p>
<p>Pagi ini, di ICU, seorang anak yang dalam kondisi kritis terpaksa saya pasang alat bantu nafas melalui tenggorokannya, alat yang menggantikan fungsi otot-otot pernafasannya. This kid fought his disease a moment too long. All of a suddent his heart stopped too. The kid didn’t respond to anything we give to him. He passed away.</p>
<p>Sebuah tarikan nafas yang gratis itu menjadi hal yang tidak terbeli. Detak jantung yang tidak pernah kita sadari ada, yang ketika hilang beberapa detik saja akan berakibat fatal.</p>
<p><em>Dan kita masih saya menggerutu karena hal kecil?</em></p>
<p>Orang sering bilang untuk hidup mereka perlu cinta, kebahagiaan, keluarga, uang. Sebenarnya, yang benar-benar kita butuhkan untuk hidup adalah an effortless breathing and a beating heart.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/polaroidhitamputih.wordpress.com/666/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/polaroidhitamputih.wordpress.com/666/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/polaroidhitamputih.wordpress.com/666/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/polaroidhitamputih.wordpress.com/666/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/polaroidhitamputih.wordpress.com/666/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/polaroidhitamputih.wordpress.com/666/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/polaroidhitamputih.wordpress.com/666/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/polaroidhitamputih.wordpress.com/666/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/polaroidhitamputih.wordpress.com/666/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/polaroidhitamputih.wordpress.com/666/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/polaroidhitamputih.wordpress.com/666/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/polaroidhitamputih.wordpress.com/666/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/polaroidhitamputih.wordpress.com/666/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/polaroidhitamputih.wordpress.com/666/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=polaroidhitamputih.wordpress.com&amp;blog=3632503&amp;post=666&amp;subd=polaroidhitamputih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://polaroidhitamputih.wordpress.com/2012/01/20/the-effortless-breathing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0e6559c523d9f7d5821c2bb087bcce38?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bintang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>[The Untold Story Series]: The Road Less Traveled to Labuan Bajo</title>
		<link>http://polaroidhitamputih.wordpress.com/2012/01/11/the-untold-story-series-the-road-less-traveled-to-labuan-bajo/</link>
		<comments>http://polaroidhitamputih.wordpress.com/2012/01/11/the-untold-story-series-the-road-less-traveled-to-labuan-bajo/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jan 2012 02:40:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bintang Pramodana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Travel and Living]]></category>
		<category><![CDATA[bima]]></category>
		<category><![CDATA[bis]]></category>
		<category><![CDATA[ferri]]></category>
		<category><![CDATA[Flores]]></category>
		<category><![CDATA[kapal]]></category>
		<category><![CDATA[Komodo]]></category>
		<category><![CDATA[labuan bajo]]></category>
		<category><![CDATA[mataram]]></category>
		<category><![CDATA[paloh]]></category>
		<category><![CDATA[Rinca]]></category>
		<category><![CDATA[sape]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://polaroidhitamputih.wordpress.com/?p=636</guid>
		<description><![CDATA[Matahari masih berada di atas ketika kami tiba di terminal bis kota Mataram. Keadaan saat itu tidak begitu ramai, mungkin karena sudah siang. Hanya ada beberapa bis antarkota yang sedang menunggu jam berangkat. Salah satunya mungkin adalah bis yang akan mengantar kami ke Bima. “The journey has just started,” saya pikir. Alhamdulillah tidak banyak kesulitan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=polaroidhitamputih.wordpress.com&amp;blog=3632503&amp;post=636&amp;subd=polaroidhitamputih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Matahari masih berada di atas ketika kami tiba di terminal bis kota Mataram. Keadaan saat itu tidak begitu ramai, mungkin karena sudah siang. Hanya ada beberapa bis antarkota yang sedang menunggu jam berangkat. Salah satunya mungkin adalah bis yang akan mengantar kami ke Bima. “The journey has just started,” saya pikir.</p>
<p>Alhamdulillah tidak banyak kesulitan untuk membeli tiket di terminal ini. Tidak ada calo-calo yang menghampiri dan penipu-penipu yang mencoba mengambil keuntungan dari kebingungan kami. Harga bis AC saat itu sekitar Rp. 150 ribu, saya lupa tepatnya. “Bis-nya masih lama,” kata pak penjual tiket itu. Kami pun memutuskan untuk makan.</p>
<p>Sayangnya tidak banyak yang terihat cukup bersih untuk dimakan. Standar kami tidak tinggi, tapi anda bayangkan sekarang terminal bis antarkota di kota selain Jakarta, dekat pasar, dan tidak ramai. Ya, ada beberapa warung di terminal itu, dan kami pilih satu. Dalam perjalanan seperti ini, apalagi baru setengah jalan, we couldn’t afford to be sick. Even the majority of us here were a legitimate medical doctor from a respectable university (well, yeah, we’re pretty narcistic), makanan basi dan kotor tetap akan membuat perjalanan ini berantakan. So we said, Bismillah.</p>
<p>Sore itu bis kami tiba dan tidak lama kemudian kami sudah berada dalam perjalanan menuju Bima, yang langsung dilanjutkan menuju Sape. Roughly 24 hours ride to Sape!</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"><img style="display:block;border-color:initial;border-style:initial;border-width:0;" title="Our Journey" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/screen-shot-2012-01-11-at-9-21-06-am.png?w=600&#038;h=246" alt="Screen Shot 2012 01 11 at 9 21 06 AM" width="600" height="246" border="0" /><p class="wp-caption-text">Mataram - Bima - Sape - Labuan Bajo</p></div>
<p><span id="more-636"></span>&#8212;&#8211;</p>
<p>Saya terbangun ketika langit sudah gelap. Seluruh penumpang diminta keluar. Ternyata bis sudah sampai di Labuhan Lombok akan menyebrangi Selat Alas untuk mencapai pulau Sumbawa. Ditemani bunyi ombak dan angin malam yang menembus jaket saya, suara Ade Paloh terdengar di iPod saya.</p>
<blockquote><p>“Semua sudah terasa indah / dan ber-holiday / tak pernah usai /<br />
Segala tua muda / merasa pudar / apakah sudah terjalan / merasuki usia / menghantui, menyakiti, tapi /<br />
ku tak mudah merasa punah dan ber-holiday / denganmu / bersatu / mengupas suram / dan nasibku berlalu / inikah nikmat-Nya?”</p></blockquote>
<object height="81" width="100%"><param name="wmode" value="transparent"><param name="movie" value="http://player.soundcloud.com/player.swf?url=http%3A%2F%2Fapi.soundcloud.com%2Ftracks%2F33039076&amp;g=1&amp;"></param><embed height="81" src="http://player.soundcloud.com/player.swf?url=http%3A%2F%2Fapi.soundcloud.com%2Ftracks%2F33039076&amp;g=1&amp;" type="application/x-shockwave-flash" width="100%"> </embed> </object>
<p>Saya mulai gelisah. Mobil angkot menuju Sape ini tidak berangkat juga. Padahal hari mulai siang dan kapal ferry menuju Labuan Bajo akan berangkan siang ini. Bima menuju Sape bukanlah perjalanan yang singkat!</p>
<p>Saya lihat di sekitar. Seperti terminal yang belum jadi. Ada beberapa warung juga. Abol terlihat meminum kopi pesanannya. Eci memesan teh. Teman-teman yang lain juga masih duduk-duduk di warung itu. Seseorang memesan pop mie untuk sarapan. Yah, mungkin tidak ada salahnya juga bersantai ya! Stres memang bagian dari perjalanan tipe backpacking seperti ini.</p>
<p>Angkot yang ditunggu ini baru berangkat beberapa jam kemudian. Beberapa artikel di internet dan Lonely Planet tidak menyarankan memang perjalanan lintas NTB via darat. Kondisi transportasi yang tidak aman dan nyaman, begitu penjelasan mereka. Saya baru mengerti setelah naik angkot ini.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 490px"><img class=" " style="display:block;border-color:initial;border-style:initial;border-width:0;" title="Michael.jpg" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/p8146418.jpg?w=480&#038;h=352" alt="P8146418" width="480" height="352" border="0" /><p class="wp-caption-text">iPod adalah salah satu perangkat penting dalam backpacking</p></div>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 370px"><img class=" " style="display:block;border-color:initial;border-style:initial;border-width:0;" title="What's on the News today?.jpg" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/p8146417.jpg?w=360&#038;h=480" alt="P8146417" width="360" height="480" border="0" /><p class="wp-caption-text">What&#039;s on the news today?</p></div>
<p>Angkot ini lebih besar dari mobil kijang, seukuran mobil travel tapi dengan bangku kopaja. There, u can imagine that? Jarak antar bangku amat sempit. Ditambah lagi dengan penumpang yang melebihi kapasitas dan perjalanan yang menempuh waktu beberapa jam melewati jalan berkelak-kelok.</p>
<p>Kelelahan mulai tampak dari wajah-wajah kami saat itu. Mungkin terpikir juga kata-kata “this is a mistake!”.</p>
<p>&#8212;&#8211;</p>
<p>“WHAT THE FUCK?!” teriak saya ketika mengetahui bahwa kapal ferri yang seharusnya berlayar dari Sape ke Labuan Bajo siang itu tidak berlayar karena sudah beberapa hari rusak. This summed up on whats wrong on Indonesia transportation policy, hence travel policy.</p>
<p>“BASTARDS!” teriak saya lagi ketika mengetahui calo-calo di sana menawarkan sebuah cara baru untuk ke Labuan Bajo, yaitu naik kapal motor mereka dengan biaya yang fantastis!! 150 ribu untuk warga lokal dan 300 ribu untuk orang asing. Saya lihat cukup banyak orang yang akan ke Labuan Bajo hari itu, dan tidak sedikit dari mereka adalah turis asing. Bayangkan keuntungan yang mereka dapat!</p>
<p>Ada beberapa pertimbangan sulit di sini. Kapal motor ini adalah jenis kapal motor yang sama dengan yang kami pakai di Gili, bedanya ini adalah perairan laut Flores, 7 jam perjalanan, dan hari sudah jam 12. Artinya kami akan melewatkan malam di laut. Keamanan sangat tidak terjamin.</p>
<p>Pilihan kedua, tinggal di Sape, menunggu kapal ferri selesai diperbaiki. Ini jauh lebih aman, tetapi risikonya kami terlambat dari jadwal yang sudah mepet. Harganya bisa sangat mahal: kehilangan kesempatan ke Kelimutu.</p>
<p>Sambil berpikir kami makan di pelabuhan itu. Standar makanan dan kebersihan kami sudah cukup rendah sekarang. Di tambah dengan lapar dan kelelahan, tidak ada pilihan menunggu KFC dibangun di sini.</p>
<p>Di sini kami berkenalan dengan Stefano, pria asal Italia yang baru saja keluar dari pekerjaannya di Australia. Sudah 2 minggu dia Indonesia sebelum nantinya kembali ke Milan, kota asalnya. Stefano betul-betul kesal dengan keadaan ini. Sudah jauh-jauh dia datang sampai Sape. Ditambah lagi dengan harga yang didiskriminasi antara orang lokal dan asing.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 330px"><img class=" " style="display:block;border-color:initial;border-style:initial;border-width:0;" title="Stefano Fasana.jpg" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/img_0565.jpg?w=320&#038;h=480" alt="IMG 0565" width="320" height="480" border="0" /><p class="wp-caption-text">Akhirnya Stefano berhasil juga menyebrang ke Labuan Bajo</p></div>
<p>“I think I’ll just go back,” katanya pada saya. Dia berkeras tidak mau diperas oleh para calo kapal ini. Sikap Stefano baru melunak ketika kami menawarkan membayarkan setengah dari biaya tersebut (yes, we had decided to go) dan bahkan melakukan negosiasi ulang dengan calo kapal untuk Stefano sehingga dia hanya membayar 200 ribu saja. Rasanya tidak tega juga membiarkannya untuk pulang kembali ke Italia tanpa berkunjung ke Komodo.</p>
<p>&#8212;&#8211;</p>
<p>Calo-calo kapal berbadan besar dan gelap itu memanggil orang-orang untuk berkumpul di tepi pelabuhan. “Cepat, sudah mau berangkat!” begitu teriak mereka.</p>
<p>Kapal kayu ini hanya sedikit lebih besar dari kapal kayu di Gili. Puluhan penumpang masuk satu per satu, sebagian besar membawa tas ransel besar seperti kami. Saya khawatir kapal ini kelebihan muatan!</p>
<p>Mata saya melihat sekeliling mencari sesuatu yang bisa mengambang bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Pelampung, kayu besar, ban karet atau apalah! Tidak ada! Abol ternyata juga berpikiran sama, matanya melihat dengan seksama. Nihil.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 490px"><img style="display:block;border-color:initial;border-style:initial;border-width:0;" title="Kapal.jpg" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/img_0531.jpg?w=480&#038;h=320" alt="IMG 0531" width="480" height="320" border="0" /><p class="wp-caption-text">Sedikit mirip camp pengungsian memang</p></div>
<p>Kapal terombang-ambing ombak Selat Sape yang besar. Tidak ada toilet. Kami hanya bisa duduk sambil sesekali tertidur karena lelah. Was this the vacation that we were craving for?</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 550px"><img class=" " style="display:block;border-color:initial;border-style:initial;border-width:0;" title="Reyhan - Mike.jpg" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/img_0546.jpg?w=540&#038;h=343" alt="IMG 0546" width="540" height="343" border="0" /><p class="wp-caption-text">Tidak bisa bediri, sulit untuk berbaring. Toilet? Ke laut aja</p></div>
<p>Matahari sudah beberapa saat terbenam ketika tetesan air itu terasa di badan kami. Hujan mulai turun. Di ujung sana sudah terlihat kelap kelip lampu kta Labuan Bajo, tapi dari kecilnya sinar yang terlihat, mungkin masih sekitar 1 jam lagi.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"><img style="display:block;border-color:initial;border-style:initial;border-width:0;" title="Sunset.jpg" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/p8146449.jpg?w=600&#038;h=450" alt="P8146449" width="600" height="450" border="0" /><p class="wp-caption-text">Melihat sunset</p></div>
<p>Hujan turun semakin deras. Terjangan ombak semakin tinggi dan angin malam menerpa pakaian kami yang basah. Kedinginan dan ketakutan. Suasana cukup mencekam. Awak kapal pun terlhat sibuk mengendalikan keadaan.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"><img style="display:block;border-color:initial;border-style:initial;border-width:0;" title="Sunset 2.jpg" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/img_0551.jpg?w=600&#038;h=348" alt="IMG 0551" width="600" height="348" border="0" /><p class="wp-caption-text">Sesaar sebelum hujan</p></div>
<p>Saya menutup diri dengan jaket, menggigil karena dingin. Eci dan Laras, terlihat berdekapan dalam diam. Tidak ada yang banyak berbicara. Semua mempersiapkan diri bila tiba-tiba saja kapal terbalik. Berita terbaliknya kapal di perairan sekitar sini bukanlah berita yang jarang terjadi.</p>
<p>30 menit kemudian hujan mulai reda, dan Labuan Bajo sudah di depan mata. Suara-suara kelegaan terdengar dari para penumpang. Setidaknya kita masih hidup satu hari lagi!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/polaroidhitamputih.wordpress.com/636/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/polaroidhitamputih.wordpress.com/636/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/polaroidhitamputih.wordpress.com/636/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/polaroidhitamputih.wordpress.com/636/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/polaroidhitamputih.wordpress.com/636/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/polaroidhitamputih.wordpress.com/636/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/polaroidhitamputih.wordpress.com/636/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/polaroidhitamputih.wordpress.com/636/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/polaroidhitamputih.wordpress.com/636/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/polaroidhitamputih.wordpress.com/636/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/polaroidhitamputih.wordpress.com/636/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/polaroidhitamputih.wordpress.com/636/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/polaroidhitamputih.wordpress.com/636/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/polaroidhitamputih.wordpress.com/636/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=polaroidhitamputih.wordpress.com&amp;blog=3632503&amp;post=636&amp;subd=polaroidhitamputih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://polaroidhitamputih.wordpress.com/2012/01/11/the-untold-story-series-the-road-less-traveled-to-labuan-bajo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0e6559c523d9f7d5821c2bb087bcce38?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bintang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/screen-shot-2012-01-11-at-9-21-06-am.png" medium="image">
			<media:title type="html">Our Journey</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/p8146418.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Michael.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/p8146417.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">What&#039;s on the News today?.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/img_0565.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Stefano Fasana.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/img_0531.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Kapal.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/img_0546.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Reyhan - Mike.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/p8146449.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Sunset.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/img_0551.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Sunset 2.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>[The Untold Story Series]: (The Monster of) Gili Trawangan</title>
		<link>http://polaroidhitamputih.wordpress.com/2012/01/09/the-untold-story-series-gili-trawangan/</link>
		<comments>http://polaroidhitamputih.wordpress.com/2012/01/09/the-untold-story-series-gili-trawangan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jan 2012 08:50:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bintang Pramodana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Travel and Living]]></category>
		<category><![CDATA[gili trawangan]]></category>
		<category><![CDATA[Lombok]]></category>
		<category><![CDATA[pelabuhan bangsal]]></category>
		<category><![CDATA[penginapan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://polaroidhitamputih.wordpress.com/?p=621</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah bagian dari cerita perjalanan saya ke Flores tahun 2009 yang belum pernah saya tulis sebelumnya. Saya tulis ini agar memori itu tidak hilang begitu saja, sekaligus mungkin sebagai motivasi yang membaca untuk melakukan perjalanan yang sama. Tulisan saya tentang Flores cukup banyak dibaca dan  banyak juga yang bertanya tentang itu. Namun seperti ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=polaroidhitamputih.wordpress.com&amp;blog=3632503&amp;post=621&amp;subd=polaroidhitamputih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h6><em>Ini adalah bagian dari cerita perjalanan saya ke Flores tahun 2009 yang belum pernah saya tulis sebelumnya. Saya tulis ini agar memori itu tidak hilang begitu saja, sekaligus mungkin sebagai motivasi yang membaca untuk melakukan perjalanan yang sama. Tulisan saya tentang Flores cukup banyak dibaca dan  banyak juga yang bertanya tentang itu. Namun seperti ada sebuah jinx, mereka yang bertanya tidak pernah jadi pergi. Mungkin saya perlu bercerita bagaimana perjalanan ke Flores itu adalah pengalaman terbaik saya sampai saat ini.</em></h6>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>Hari sudah sore ketika kami sampai ke pelabuhan Bangsal di Lombok. Ini adalah pelabuhan bagi mereka yang ingin berpergian ke Gili. Ada 3 kapal terakhir sore itu untuk 3 tujuan yang berbeda: Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno. Tujuan kami hari ini adalah: Gili Trawangan.</p>
<p>“Sepuluh ribu rupiah,” kata penjual tiket di loket. Kami membeli 8 tiket.</p>
<p>Kapal kayu itu dipenuhi oleh sekitar 20-30 orang dengan berbagai keperluan. Sebagian adalah pelancong seperti kami, sebagian lagi adalah penduduk Gili yang pulang dari berbagai keperluan.</p>
<p>Di kapal itu kami tidak banyak bicara. Selain karena lokasi duduk yang terpencar, rasa lelah setelah seharian di jalan, serta bunyi deburan ombak yang bercampur dengan bising motor listrik di belakang kapal.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img style="display:block;border-color:initial;border-style:initial;border-width:0;" title="Kapal Motor.jpg" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/p8116331.jpg?w=450&#038;h=600" alt="P8116331" width="450" height="600" border="0" /><p class="wp-caption-text">Kapal motor ini disesaki oleh 20-30 orang dengan berbagai barang bawaan mereka</p></div>
<p>30 menit kemudian, kami merapat di Gili Trawangan.</p>
<p>Ini kali kedua untuk saya dan Bayu, adik saya. Kali pertama hanya kami habiskan dengan diving dan tidak sempat menginap seharipun di Gili.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 540px"><img style="display:block;border-color:initial;border-style:initial;border-width:0;" title="Gili Trawangan.jpg" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/p8136403.jpg?w=530&#038;h=600" alt="P8136403" width="530" height="600" border="0" /><p class="wp-caption-text">Merapat di Gili dan langsung takjub (lagi) dengan air yang sebening kristal</p></div>
<p>Hari mulai gelap ketika kami berhenti sejenak di sebuah mesjid tidak jauh dari pantai. Beberapa penginapan yang kami datangi selalu mengatakan tidak ada kamar kosong. Pada akhirnya kami tahu, bahwa para pemilik penginapan sengaja tidak menerima kami karena lebih ingin penginapannya ditinggali oleh orang asing. Kami membagi tim menjadi tiga. Dua tim pencari penginapan, dan satu tim menunggu barang bawaan kami yang kami tinggal di hotel.</p>
<p>Saya dan Reyhan satu tim. Sedangkan Bayu, Abol, dan Mike di tim lain. Para wanita tinggal di mesjid untuk menjaga barang. Harga penginapan sudah menjadi ridiculously expensive. Hampir semua tempat penuh. Tempat yang masih ada mematok harga berkali lipat budget kami. Sebuah kamar kotor 3mx3m dengan kipas angin ditawarkan seharga Rp. 800 ribu per hari kepada kami.</p>
<p>Setelah gelap baru kami mendapat sebuah tempat tinggal. Sebuah keluarga yang rumahnya lumayan jauh dari pantai mempersilahkan kami tinggal dengan Rp. 150 ribu per hari. Gili Trawangan sudah gelap gulita saat kami berkumpul lagi di mesjid. Listrik selalu mati saat malam, kecuali di penginapan-penginapan mewah. Berbekal lampu senter kami menelusuri gelapnya pedalaman Gili Trawangan.</p>
<p>Bermenit-menit kami berjalan sebelum saya dan Reyhan curiga kami tersesat. Bayu, Abol, dan Mike yang menemukan rumah itu berjalan paling depan dengan yakin. “Gak mungkin tersesat!” kata mereka.</p>
<p>Ada yang aneh ketika kami menerobos semak-semak dan timbul di sebuah kebun kelapa. Its getting fucking spooky! Penerangan dari bulan yang remang-remang membuat bayangan barisan pohon kelapa menjadi semakin membuat hati tidak enak.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"><img style="display:block;border-color:initial;border-style:initial;border-width:0;" title="Rumah Pak Haji.jpg" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/8.jpg?w=600&#038;h=502" alt="8" width="600" height="502" border="0" /><p class="wp-caption-text">Pak Haji butuh uang tambahan karena rumahnya sedang direnovasi untuk penginapan, oleh karena itu beliau memberikan diskon untuk tinggal di rumah yang sedang direnovasi itu</p></div>
<p>Kami mencoba menembus kebun kelapa tersebut, tapi seperti tidak menemukan jalan keluar. Di sini, para penunjuk jalan mulai diliputi keraguan. Laras, Eci, dan Riri mulai merasa takut. Reyhan merasa kami cuma berputar-putar saja, tidak menuju kemana-mana.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"><img style="display:block;border-color:initial;border-style:initial;border-width:0;" title="Afternoon Break.jpg" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/p8126349.jpg?w=600&#038;h=388" alt="P8126349" width="600" height="388" border="0" /><p class="wp-caption-text">Kami bersantai di saung depan rumah, minum teh dan makan biskuit sambil menunggu maghrib</p></div>
<p>Tiba-tiba rombongan berhenti mendadak. Saya dan Reyhan berdiri paling belakang jadi tidak melihat apapun. Ada kesan ketakutan yang membuat teman-teman saya di depan berhenti tidak bisa bergerak. Sebuah efek yang dalam otak saya bisa ditimbulkan oleh bertemu setan. Masuk akal bukan, kami terputar-putar di kebun kelapa, di sebuah lokasi yang kami tidak kenal!</p>
<p>Bayu mendadak sudah berada di paling belakang. Anak ini mau lari duluan rupanya! Ada apa di depan? Mengantisipasi yang terburuk, saya siapkan pisau lipat dari kantung celana dan maju ke depan.</p>
<p>And there, I was experiencing one of the most terifiying scene I’ve ever scene. Di depan saya, sebuah siluet makhluk berkaki empat sebesar kuda bangkit dari duduknya, matanya biru terang. Kami tidak bisa memastikan hewan atau makhluk apakah itu.</p>
<p>Untuk beberapa saat saya hanya terdiam tidak bisa bergerak. Lalu perlahan kami mundur sambil tetap melihat makhluk itu yang terlihat mewaspadai gerakan kami. Salah langkah sedikit, dan dia akan menyerang. Mungkin. Tapi tidak, karena akhirnya kami berhasil melarikan diri dan setelah berputar-putar lagi di perkampungan penduduk, kami menemukan rumah yang dicari itu.</p>
<p>Sampai sekarang kami masih berdebat tentang makhluk itu. Kuda kah? Apakah mata kuda bersinar dalam gelap? Anjing kah? Sebesar kuda? Jangan-jangan serigala? Ah masa!</p>
<p>True Story!</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"><img style="display:block;border-color:initial;border-style:initial;border-width:0;" title="Eci dan Reyhan.jpg" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/p8136387.jpg?w=600&#038;h=366" alt="P8136387" width="600" height="366" border="0" /><p class="wp-caption-text">no, its not a pre wed photograph, hehe</p></div>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"><img style="display:block;border-color:initial;border-style:initial;border-width:0;" title="Kapal Motor 2.jpg" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/img_0522.jpg?w=600&#038;h=400" alt="IMG 0522" width="600" height="400" border="0" /><p class="wp-caption-text">Saatnya kembali ke Pelabuhan Bangsal</p></div>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"><img style="display:block;border-color:initial;border-style:initial;border-width:0;" title="Mengarungi Laut.jpg" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/img_0518.jpg?w=600&#038;h=326" alt="IMG 0518" width="600" height="326" border="0" /><p class="wp-caption-text">Kapal perlahan meninggalkan Gili Trawangan</p></div>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"><img style="display:block;border-color:initial;border-style:initial;border-width:0;" title="The Team.jpg" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/p8136380.jpg?w=600&#038;h=415" alt="P8136380" width="600" height="415" border="0" /><p class="wp-caption-text">Saatnya menuju Labuan Bajo!</p></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/polaroidhitamputih.wordpress.com/621/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/polaroidhitamputih.wordpress.com/621/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/polaroidhitamputih.wordpress.com/621/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/polaroidhitamputih.wordpress.com/621/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/polaroidhitamputih.wordpress.com/621/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/polaroidhitamputih.wordpress.com/621/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/polaroidhitamputih.wordpress.com/621/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/polaroidhitamputih.wordpress.com/621/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/polaroidhitamputih.wordpress.com/621/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/polaroidhitamputih.wordpress.com/621/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/polaroidhitamputih.wordpress.com/621/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/polaroidhitamputih.wordpress.com/621/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/polaroidhitamputih.wordpress.com/621/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/polaroidhitamputih.wordpress.com/621/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=polaroidhitamputih.wordpress.com&amp;blog=3632503&amp;post=621&amp;subd=polaroidhitamputih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://polaroidhitamputih.wordpress.com/2012/01/09/the-untold-story-series-gili-trawangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0e6559c523d9f7d5821c2bb087bcce38?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bintang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/p8116331.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Kapal Motor.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/p8136403.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Gili Trawangan.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/8.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Rumah Pak Haji.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/p8126349.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Afternoon Break.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/p8136387.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Eci dan Reyhan.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/img_0522.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Kapal Motor 2.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/img_0518.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Mengarungi Laut.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/p8136380.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">The Team.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>[Money_Talk] 2012, A Tough Year Indeed</title>
		<link>http://polaroidhitamputih.wordpress.com/2012/01/03/money_talk-2012-a-tough-year-indeed/</link>
		<comments>http://polaroidhitamputih.wordpress.com/2012/01/03/money_talk-2012-a-tough-year-indeed/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Jan 2012 13:04:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bintang Pramodana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Future and Finance]]></category>
		<category><![CDATA[dinar]]></category>
		<category><![CDATA[dirham]]></category>
		<category><![CDATA[emas]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[reksadana]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://polaroidhitamputih.wordpress.com/?p=608</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 2012 bisa jadi adalah tahun yang vital untuk hidup saya puluhan tahun ke depan. Di tahun ini akan ada beberapa peristiwa penting yang mungkin akan saya alami. Sebelum pertengahan tahun ini saya sudah akan resign dari pekerjaan, lalu mempersiapkan diri untuk memasuki spesialisasi selama 4 tahun (incomeless), lalu sebuah rencana besar lain di akhir [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=polaroidhitamputih.wordpress.com&amp;blog=3632503&amp;post=608&amp;subd=polaroidhitamputih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tahun 2012 bisa jadi adalah tahun yang vital untuk hidup saya puluhan tahun ke depan. Di tahun ini akan ada beberapa peristiwa penting yang mungkin akan saya alami. Sebelum pertengahan tahun ini saya sudah akan resign dari pekerjaan, lalu mempersiapkan diri untuk memasuki spesialisasi selama 4 tahun (<em>incomeless</em>), lalu sebuah rencana besar lain di akhir tahun.</p>
<p>Semua hal besar butuh niat, doa, kerja keras, dan sebagian besar butuh biaya. Dan kesemuanya tidak mudah dilakukan.</p>
<p>Salah satu yang benar-benar butuh usaha keras adalah mengusahakan tabungan sebesar mungkin agar bisa semandiri mungkin. Apalagi pada laki-laki yang belum berkeluarga seperti saya, penghasilan cukup, dan pekerjaan yang kadang sangat padat sehingga butuh sebuah perasaan untuk ingin selalu memberikan sesuatu pada diri sendiri. Entah itu berupa makanan enak, <em>gadget</em> mahal, atau beberapa sesi <em>traveling</em>.</p>
<p>Saya sendiri termasuk tipe yang agak susah mengatur uang. Oleh karena itu seringnya di awal bulan, saya langsung memecah gaji bulanan saya ke beberapa pos tabungan dan investasi dan hanya meninggalkan sekitar 20% saja di tabungan yang <em>available</em> untuk saya belanjakan bulan itu. Bila tidak seperti ini, uang saya akan habis di awal.</p>
<p>Bertahun-tahun saya sulit sekali menabung disebabkan karena kemalasan saya berurusan dengan bank seperti antrian panjang, tanda tangan yang kurang mirip, dsb. Hal ini sudah tidak menjadi halangan lagi karena dari 4 bank tempat saya menabung, 3 diantaranya dapat menggunakan <em>internet banking</em>. Jadi saya tinggal duduk di depan macbook saya, memencet-mencet tombol, dan <em>they do the rest</em>.</p>
<p><span style="text-decoration:underline;"><strong>My Investments</strong></span></p>
<p>Selain tabungan,<em> I religiously invest my money into mutual funds and precious metals</em>. Jadi selain 4 buah tabungan bank, saya punya 4 buah reksadana (<em>mutual fund</em>), emas, dinar emas, serta dirham perak. Apakah saya seorang milyuner?!! Apa penghasilan saya puluhan juta per bulan?!! Sesungguhnya saya hanya karyawan swasta rendahan seperti kebanyakan orang. Semua itu akan segera habis tahun ini, dan saya akan memulai lagi semuanya dari awal. Tapi itu tidak menyurutkan niat saya.</p>
<p>Kadang ada teman-teman saya yang tertarik menanyakan kepada saya tentang selak beluk reksadana sebagai salah satu moda investasi yang mulai sering dibicarakan, khususnya oleh <em>financial planner</em>. Saya sendiri rasanya cukup tahu diri untuk tidak sok tahu. Semua yang saya tahu pun saya dapatkan dengan bergerilya di internet serta toko buku. Dari hanya ingin tahu tentang unit link, tiba-tiba saya sangat tertarik dengan <em>personal finance</em>.</p>
<p><img style="display:block;margin-left:auto;margin-right:auto;" title="investing_cartoon.gif" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/investing_cartoon.gif?w=600&#038;h=461" alt="Investing cartoon" width="600" height="461" border="0" /></p>
<p><span style="text-decoration:underline;"><strong>Reksadana (Mutual Funds)</strong></span></p>
<p>Tapi untuk mencoba menyederhanakan, awam ke awam, reksadana itu menitipkan uang kita kepada sebuah tim yang lebih mengerti tentang investasi di saham, obligasi, dan teman-temannya. Kita tinggal pilih komposisi yang sesuai dengan kemauan kita. Saya sendiri termasuk tipe yang lebih senang di reksadana saham.</p>
<p>Salah satu keuntungannya (atau kerugiannya, tergantung darimana melihatnya) adalah kita tidak perlu sibuk memantau saham-saham perusahaan apa yang perlu dibeli/dijual karena sudah diurus orang yang lebih tau. Jadi sebenarnya ini adalah cara yang sangat nyaman dan menyenangkan bagi kita yang tidak mengerti serta tidak punya waktu dan minat untuk belajar investasi langsung di saham.</p>
<p>Lalu apakah pasti untung? Kuncinya ada pada kata “pasti”. Karena tidak ada yang pasti, oleh karena itu, jawaban pertanyaan tadi adalah: tidak pasti untung. Seperti salah satu reksadana saham saya, Panin Dana Maksima, saya membeli dari nilai satuannya 49 ribu, hingga pernah mencapai 59 ribu dalam beberapa bulan saja, lalu ambruk saat krisis kemarin sampai 46 ribu dan sekarang cukup stabil di 53 ribuan. Ketika kita tahu apa tujuan kita berinvestasi, maka ketika harga jatuh kita tidak berpikir “rugi”, tapi justru sedang “diskon”. With that thought, I bought some more!</p>
<p><img style="display:block;margin-left:auto;margin-right:auto;" title="Panin Dana Maksima 2011.png" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/panin-dana-maksima-2011.png?w=600&#038;h=451" alt="Screen Shot 2012 01 03 at 8 02 39 PM" width="600" height="451" border="0" /></p>
<p>Mulai membeli reksadana sendiri sebenarnya tidak sulit. Hampir semua bank besar menjualnya. Saya sendiri sempat beli di Bank Mandiri, walaupun sudah tidak lagi, karena di Bank Mandiri pembelian reksadana harus datang ke kantor cabang. Akhirnya saya memakai Commonwealth Bank yang bisa membeli reksadana dengan <em>internet banking</em>. Dan pembelian yang paling murah ada yang hanya Rp.100.000. Jadi kita bisa menabung sedikit demi sedikit.</p>
<p>Saya sendiri berharap bahwa ketika diperlukan nanti, investasi saya sudah membuahkan hasil walau mungkin belum begitu terasa. Entah dengan tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang makin baik sehingga IHSG menembus angka 4000an lagi, serta perkembangan harga emas yang melonjak ke angka 600 ribuan mungkin. Kita lihat saja.</p>
<p>Tapi seperti saya bilang di atas. Seringkali kita ingin sebuah reward dari pekerjaan yang sudah kita lakukan. Dan sialnya tidak cukup dengan melihat tabungan. Kita ingin sesuatu yang nyata! Hah! Oleh karena itu, saat menulis artikel ini pun, saya sambil membeli sebuah iPhone 4 white 32 GB. Ya ampuuunnnn…</p>
<p>NB:<br />
Untuk bacaan bagus mengenai reksadana, silahkan download pdf dari Bapepam d<a href="http://www.bapepam.go.id/reksadana/files/edukasi/BerwisataReksaDana.pdf">i sini</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/polaroidhitamputih.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/polaroidhitamputih.wordpress.com/608/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/polaroidhitamputih.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/polaroidhitamputih.wordpress.com/608/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/polaroidhitamputih.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/polaroidhitamputih.wordpress.com/608/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/polaroidhitamputih.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/polaroidhitamputih.wordpress.com/608/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/polaroidhitamputih.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/polaroidhitamputih.wordpress.com/608/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/polaroidhitamputih.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/polaroidhitamputih.wordpress.com/608/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/polaroidhitamputih.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/polaroidhitamputih.wordpress.com/608/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=polaroidhitamputih.wordpress.com&amp;blog=3632503&amp;post=608&amp;subd=polaroidhitamputih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://polaroidhitamputih.wordpress.com/2012/01/03/money_talk-2012-a-tough-year-indeed/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0e6559c523d9f7d5821c2bb087bcce38?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bintang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/investing_cartoon.gif" medium="image">
			<media:title type="html">investing_cartoon.gif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2012/01/panin-dana-maksima-2011.png" medium="image">
			<media:title type="html">Panin Dana Maksima 2011.png</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dirham yang Mana?</title>
		<link>http://polaroidhitamputih.wordpress.com/2011/12/22/dirham-yang-mana/</link>
		<comments>http://polaroidhitamputih.wordpress.com/2011/12/22/dirham-yang-mana/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Dec 2011 15:21:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bintang Pramodana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Future and Finance]]></category>
		<category><![CDATA[dinar]]></category>
		<category><![CDATA[dinarfirst]]></category>
		<category><![CDATA[dirham]]></category>
		<category><![CDATA[gerai dinar]]></category>
		<category><![CDATA[m-dinar]]></category>
		<category><![CDATA[tabungan haji]]></category>
		<category><![CDATA[wakala induk nusantara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://polaroidhitamputih.wordpress.com/?p=601</guid>
		<description><![CDATA[Baru hari ini tiba-tiba saya terpikir untuk mengkonversikan tabungan haji saya ke dalam dirham. Ide ini muncul tiba-tiba saja ketika akan tidur tadi. Oleh karena itu segera setelah bangun saya membuka macbook saya dan mulai browsing di internet. Sebenarnya sudah beberapa waktu ini saya berminat membeli dirham hanya saya belum bertemu dengan sistem yang semudah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=polaroidhitamputih.wordpress.com&amp;blog=3632503&amp;post=601&amp;subd=polaroidhitamputih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Baru hari ini tiba-tiba saya terpikir untuk mengkonversikan tabungan haji saya ke dalam dirham. Ide ini muncul tiba-tiba saja ketika akan tidur tadi. Oleh karena itu segera setelah bangun saya membuka macbook saya dan mulai browsing di internet.</p>
<p>Sebenarnya sudah beberapa waktu ini saya berminat membeli dirham hanya saya belum bertemu dengan sistem yang semudah m-dinar, dimana saya menabung dinar saya. Gerai dinar saya tahu juga menjual dirham, tapi saya cari-cari sepertinya tidak ada yang online seperti dinar.</p>
<p>Kenapa konversi ke dirham? Alasan investasi sebenarnya. Bila disimpan dalam rupiah, pastinya nilai tabungan haji saya terus menurun karena biaya haji juga terus naik. Dirham pun masih terbilang murah, dan menurut pendapat berbagai ahli masih akan terus naik karena fitrahnya berada pada kisaran 1/15 dari dinar. Saat ini masih sekitar 1/30. Alasan lain tentunya karena ingin sedikit banyak mengaplikasikan hal-hal islami dalam kehidupan saya.</p>
<p><em>Tapi itulah awal dari kebingungan saya. </em></p>
<p>Saya akhirnya menemukan ada 3 harga dirham yang cukup jauh berbeda dari penjual yang berbeda. Gerai dinar (GD), wakala induk nusantara (WIN), dan dinarfirst (DF).</p>
<p>Selama ini saya selalu mengira dinar dan dirham yang dijual sudah terstandardisasi dan diakui masyarakat Islam di dunia. Ternyata saya salah. Di Indonesia saja 3 organisasi ini tidak mengakui DD satu sama lain. Semua beranggapan paling benar.</p>
<p>Ini adalah hal yang miris buat saya. Ketika 3 organisasi itu mengklaim ingin memajukan DD sebagai salah satu jalan tegaknya ekonomi Islam dan ingin agar DD menggantikan uang kertas yang penuh riba, mereka sendiri saja tidak mengakui sesama pemroduksi DD. Bagaimana bisa DD menggantikan uang kertas kalau begitu? Bagaimana masyarakat awam seperti saya bisa sepenuhnya percaya pada DD? Ini semua menggelikan!</p>
<p>Ini baru soal mata uang, di 1 negara. Kita belum bisa akur dan sepakat. Belum masuk masalah akidah, di seluruh dunia pula. Saya tidak begitu paham agama, tapi saya merasa ada yang salah dengan ini.</p>
<p>Bahwa pada akhirnya saya memilih salah satu organisasi bukan berarti saya menganggap mereka paling benar dan terpercaya. Saya yakin semua bisa dipercaya. Harapan saya suatu hari nanti masalah di antara mereka bisa selesai dan mata uang DD benar-benar bisa maju demi kesejahteraan masyarakat yang lebih baik. Dan semoga tabungan saya benar-benar bisa mengantar saya ke tanah suci. Amin.</p>
<p>Salam.</p>
<p><em>link:</em></p>
<p>1. <a href="http://geraidinar.com/" target="_blank">gerai dinar</a></p>
<p>2. <a href="http://wakalanusantara.com/" target="_blank">wakala induk nusantara</a></p>
<p>3. <a href="http://www.dinarfirst.org/" target="_blank">dinarfirst</a></p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"><img style="display:block;border-color:initial;border-style:initial;border-width:0;" title="dinar geraidinar.jpg" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/dinar-geraidinar.jpg?w=400&#038;h=405" alt="Dinar/Dirham geraidinar" width="400" height="405" border="0" /><p class="wp-caption-text">gerai dinar</p></div>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"><img style="display:block;border-color:initial;border-style:initial;border-width:0;" title="dirham win.jpg" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/dirham-win.jpg?w=400&#038;h=300" alt="Dirham win" width="400" height="300" border="0" /><p class="wp-caption-text">WIN</p></div>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"><img style="display:block;border-color:initial;border-style:initial;border-width:0;" title="dinar/dirham DF.jpg" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/dinardirham-df.jpg?w=400&#038;h=266" alt="dinar/dirham DF.jpg" width="400" height="266" border="0" /><p class="wp-caption-text">Dinarfirst</p></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/polaroidhitamputih.wordpress.com/601/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/polaroidhitamputih.wordpress.com/601/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/polaroidhitamputih.wordpress.com/601/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/polaroidhitamputih.wordpress.com/601/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/polaroidhitamputih.wordpress.com/601/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/polaroidhitamputih.wordpress.com/601/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/polaroidhitamputih.wordpress.com/601/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/polaroidhitamputih.wordpress.com/601/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/polaroidhitamputih.wordpress.com/601/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/polaroidhitamputih.wordpress.com/601/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/polaroidhitamputih.wordpress.com/601/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/polaroidhitamputih.wordpress.com/601/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/polaroidhitamputih.wordpress.com/601/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/polaroidhitamputih.wordpress.com/601/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=polaroidhitamputih.wordpress.com&amp;blog=3632503&amp;post=601&amp;subd=polaroidhitamputih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://polaroidhitamputih.wordpress.com/2011/12/22/dirham-yang-mana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0e6559c523d9f7d5821c2bb087bcce38?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bintang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/dinar-geraidinar.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dinar geraidinar.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/dirham-win.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dirham win.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/dinardirham-df.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dinar/dirham DF.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>[Movie_Talk] Garuda di Dadaku 2</title>
		<link>http://polaroidhitamputih.wordpress.com/2011/12/22/movie_talk-garuda-di-dadaku-2/</link>
		<comments>http://polaroidhitamputih.wordpress.com/2011/12/22/movie_talk-garuda-di-dadaku-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Dec 2011 04:42:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bintang Pramodana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movies]]></category>
		<category><![CDATA[film indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[garuda di dadaku 2]]></category>
		<category><![CDATA[rudi soedjarwo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://polaroidhitamputih.wordpress.com/?p=593</guid>
		<description><![CDATA[Setelah cukup sukses dengan Garuda di Dadaku (GDD), Rudi Soedjarwo kembali dengan GDD 2. Masih menceritakan Bayu yang saat ini sudah menjadi kapten timnas U-15. Cerita film ini berkisar bagaimana Bayu dan kawan-kawan berjuang untuk menjadi juara ASEAN Cup. Hanya butuh 5 menit untuk GDD 2 membuat saya terkesan. Aksi pertandingan sepakbola yang ada terkesan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=polaroidhitamputih.wordpress.com&amp;blog=3632503&amp;post=593&amp;subd=polaroidhitamputih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter" title="Garuda di Dadaku 2" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/135415_film-garuda-di-dadaku-2.jpg?w=400&#038;h=300" alt="" width="400" height="300" /></p>
<p>Setelah cukup sukses dengan Garuda di Dadaku (GDD), Rudi Soedjarwo kembali dengan GDD 2. Masih menceritakan Bayu yang saat ini sudah menjadi kapten timnas U-15. Cerita film ini berkisar bagaimana Bayu dan kawan-kawan berjuang untuk menjadi juara ASEAN Cup.</p>
<p>Hanya butuh 5 menit untuk GDD 2 membuat saya terkesan. Aksi pertandingan sepakbola yang ada terkesan real dan tidak dibuat-buat. Seringnya pada sebuah film yang memiliki latar belakang sepakbola, adegan saat pertandingan terlihat lucu dan mengada-ngada. Lawan yang melakukan tackling terlalu cepat, terlalu mudah dilewati, adegan gol yang menggelikan, dan lain sebagainya. Pada GDD 2, sepertinya anak-anak itu memang bermain bola sungguhan dan bukan akting. Beberapa keganjilan seperti bagaimana sebuah pertandingan internasional bisa diadakan di lapangan yang sekelas lapangan kompleks bisa kita maklumi.</p>
<p>Adegan pertandingan di GDD 2 mengingatkan saya pada film In Oranje yang saya tonton 6 tahun lalu. Ceritanya mirip, bagaimana seorang anak berusaha masuk timnas Belanda U-19. Adegan pertandingan pun sangat real. Belakangan baru saya tahu bahwa sebagian pemain di film In Oranje ini adalah asli pemain-pemain timnas Belanda usia muda. Salah satu hal yang saya kurang suka pada GDD 2 adalah ketika Bayu menginstruksikan pergantian pemain pada asisten pelatih. Kejadian ini satu-satunya yang terasa kurang real karena bagaimana mungkin seorang mantan kapten, U-15 pula, dapat menginstruksikan pergantian pemain pada asisten pelatih?</p>
<p>Overall, GDD 2 adalah sebuah bukti bahwa tidak ada alasan film bertema olahraga di Indonesia harus beradegan lucu dan menggelikan.</p>
<p><strong>Rating: 3,5/5</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/polaroidhitamputih.wordpress.com/593/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/polaroidhitamputih.wordpress.com/593/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/polaroidhitamputih.wordpress.com/593/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/polaroidhitamputih.wordpress.com/593/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/polaroidhitamputih.wordpress.com/593/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/polaroidhitamputih.wordpress.com/593/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/polaroidhitamputih.wordpress.com/593/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/polaroidhitamputih.wordpress.com/593/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/polaroidhitamputih.wordpress.com/593/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/polaroidhitamputih.wordpress.com/593/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/polaroidhitamputih.wordpress.com/593/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/polaroidhitamputih.wordpress.com/593/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/polaroidhitamputih.wordpress.com/593/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/polaroidhitamputih.wordpress.com/593/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=polaroidhitamputih.wordpress.com&amp;blog=3632503&amp;post=593&amp;subd=polaroidhitamputih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://polaroidhitamputih.wordpress.com/2011/12/22/movie_talk-garuda-di-dadaku-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0e6559c523d9f7d5821c2bb087bcce38?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bintang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/135415_film-garuda-di-dadaku-2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Garuda di Dadaku 2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kenapa Saya Perlu Asuransi Kesehatan?</title>
		<link>http://polaroidhitamputih.wordpress.com/2011/12/18/kenapa-saya-perlu-asuransi-kesehatan/</link>
		<comments>http://polaroidhitamputih.wordpress.com/2011/12/18/kenapa-saya-perlu-asuransi-kesehatan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Dec 2011 18:23:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bintang Pramodana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Future and Finance]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[operasi]]></category>
		<category><![CDATA[premi]]></category>
		<category><![CDATA[rumah sakit]]></category>
		<category><![CDATA[unit link]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://polaroidhitamputih.wordpress.com/?p=590</guid>
		<description><![CDATA[Belakangan ini saya cukup intens mencari sebuah asuransi kesehatan. Saya mempelajari satu persatu produk askes dari berbagai perusahaan asuransi yang paling mendekati apa yang saya inginkan. Tapi sebelumnya, kenapa saya perlu asuransi kesehatan? Sebagai seorang dokter yang bekerja di RS, saya cukup sering berhadapan dengan berbagai kasus penyakit, dari yang ringan hingga yang berat, bahkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=polaroidhitamputih.wordpress.com&amp;blog=3632503&amp;post=590&amp;subd=polaroidhitamputih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Belakangan ini saya cukup intens mencari sebuah asuransi kesehatan. Saya mempelajari satu persatu produk askes dari berbagai perusahaan asuransi yang paling mendekati apa yang saya inginkan.</p>
<p><strong>Tapi sebelumnya, kenapa saya perlu asuransi kesehatan?</strong></p>
<p>Sebagai seorang dokter yang bekerja di RS, saya cukup sering berhadapan dengan berbagai kasus penyakit, dari yang ringan hingga yang berat, bahkan yang berujung pada kematian. Satu hal yang tidak pernah lepas dari pelayanan kesehatan adalah biaya.</p>
<p>Sebagian besar kasus yang saya hadapi adalah kasus-kasus ringan, yang tidak membutuhkan biaya besar, khususnya bila memakai obat generik. Atau bahkan tidak perlu obat sama sekali. Atau tindakan medis simpel. Namun, pada sebagian kecil kasus, saya menemui berbagai keadaan yang secara medis sudah sulit yang makin dipersulit dengan masalah keuangan.</p>
<p>Contoh kasus yang paling mudah adalah pasien-pasien kecelakaan lalu lintas. Pasien-pasien ini adalah orang sehat yang mendadak sakit karena musibah di jalan raya. Lagi-lagi, pada sebagian besar kasus, pasien hanya lecet-lecet atau luka robek yang perlu dijahit. Sebagian kecil yang kurang beruntung berakhir dengan patah tulang.</p>
<p>Di sinilah masalah dimulai. Kasus patah tulang sebagian besar sebenarnya harus ditangani dengan operasi oleh spesialis orthopedi atau bedah tulang. Namun, biaya operasi bedah tulang berkisah 10 juta ke atas. Yang paling parah yang pernah saya dapat di sini, operasinya saja butuh biaya 80 juta! Belum biaya perawatan dan obat.</p>
<p><img style="display:block;margin-left:auto;margin-right:auto;" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/surgery-cartoon.jpg?w=420&#038;h=280" alt="Surgery cartoon" title="surgery-cartoon.jpg" border="0" width="420" height="280" /> </p>
<p>Saya sendiri sebagai dokter pun belum tentu sanggup membayar biaya sedemikian besar. Dan saya yakin sebagian golongan kelas menengah pun tidak mempunyai tabungan sedemikian besar. Masalah kesehatan seperti ini adalah masalah yang bisa membuat anda bangkrut dan anak anda berhenti sekolah! Di situlah perlunya asuransi kesehatan.</p>
<p><strong>Lalu asuransi seperti apa yang saya perlukan?</strong></p>
<p>Banyak sekali penawaran asuransi kesehatan yang ada sekarang. Sebagian besar digabungkan dengan investasi, atau yang disebut dengan unit link. Beberapa yang terkenal seperti p*tial, ax*, m*life, dan banyak lagi.</p>
<p>Pada unit link, sebagian uang yang dibayarkan perbulan itu dimasukkan dalam sebuah moda investasi, sehingga terkesan premi yg dibayarkan pasien tidak hangus. Konsumen biasanya juga hanya diwajibkan membayar rata-rata selama 10 tahun. Hal ini karena dalam 10 tahun, diharapkan keuntungan dari investasi konsumen tersebut melebihi jumlah premi yang harus dibayarkan. Sampai di sini, semua-nya terkesan bagus sekali. Dalam beberapa puluh tahun pun konsumen diiming-imingi uang yang cukup besar sebagai hasil investasinya.</p>
<p>Tapi ada yang perlu diketahui di sini. Lepas dari argumentasi masalah investasi yang dilakukan unit link, ada juga masalah dari segi askes. Konsumen sering kali tidak paham betul apa yang mereka dapat dari askes. Kekecewaan sering hadir ketika biaya pengobatan tidak diganti atau melebihi tanggungan, padahal mereka merasa membayar uang yang tidak sedikit untuk itu.</p>
<p><img style="display:block;margin-left:auto;margin-right:auto;" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/insurance_policy_arrows_459665.jpg?w=357&#038;h=500" alt="Insurance policy arrows 459665" title="insurance_policy_arrows_459665.jpg" border="0" width="357" height="500" /></p>
<p>Belum lagi biaya kesehatan yang juga mengalami inflasi seiring waktu. Bila hari ini operasi apendisitis (usus buntu) adalah 10 juta, maka 20 tahun lagi jangan-jangan bisa mencapai lebih 20 juta! Apakah dengan uang pertanggungan asuransi yang sama bisa membantu kita di tahun-tahun itu?</p>
<p>Oleh karena itu akhirnya saya memutuskan mencari askes murni saja, tidak dipotong investasi dan premi hangus dibayar pertahun. Pada askes murni, premi akan hangus walaupun tidak ada klaim, walaupun ada beberapa asuransi yang memberi diskon perpanjangan bila tidak pernah klaim. Semakin tua umur dan semakin tinggi harga RS nantinya, premi juga pasti bertambah tinggi. Yang saya bayar benar-benar cuma risiko 1 tahun itu saja. </p>
<p>Satu lagi yang saya cari adalah asuransi dengan manfaat pembedahan yang besar dengan biaya premi yang sama dengan yang lain. Tidak mengapa manfaat kamar atau obat tidak besar, tidak mengapa juga tidak ada manfaat rawat jalan. Biaya kamar sehari kalaupun mau naik kelas tidak sebegitu besar, obat pun saya bisa pilih yang generik. Rawat jalan juga tidak terlalu perlu karena saya sendiri seorang dokter. Jadi benar-benar sesuai keinginan dan kemampuan saya.</p>
<p>Selain itu, kepraktisan juga menjadi pertimbangan. Carilah perusahaan asuransi yang mudah dan cepat dalam membayar klaim. Sistem asuransinya pun macam-macam. Saya lebih memilih yang cashless atau memakai kartu dengan jaringan yang banyak. Jadi tidak perlu bawa banyak uang untuk membayar lalu kemudian diganti (reimburse). </p>
<p>Sebenarnya saya tidak terlalu ahli juga mengenai asuransi ini. Saya hanya ingin sedikit berbagi ilmu dari apa yang saya alami dan baca. Ada baiknya anda pun mencari tahu sendiri, apa yang anda butuhkan, dan produk seperti apa yang harus anda cari.</p>
<p><img style="display:block;margin-left:auto;margin-right:auto;" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/healthinsurance.gif?w=554&#038;h=600" alt="Healthinsurance" title="healthinsurance.gif" border="0" width="554" height="600" /></p>
<p>Semoga bermanfaat!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/polaroidhitamputih.wordpress.com/590/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/polaroidhitamputih.wordpress.com/590/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/polaroidhitamputih.wordpress.com/590/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/polaroidhitamputih.wordpress.com/590/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/polaroidhitamputih.wordpress.com/590/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/polaroidhitamputih.wordpress.com/590/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/polaroidhitamputih.wordpress.com/590/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/polaroidhitamputih.wordpress.com/590/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/polaroidhitamputih.wordpress.com/590/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/polaroidhitamputih.wordpress.com/590/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/polaroidhitamputih.wordpress.com/590/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/polaroidhitamputih.wordpress.com/590/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/polaroidhitamputih.wordpress.com/590/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/polaroidhitamputih.wordpress.com/590/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=polaroidhitamputih.wordpress.com&amp;blog=3632503&amp;post=590&amp;subd=polaroidhitamputih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://polaroidhitamputih.wordpress.com/2011/12/18/kenapa-saya-perlu-asuransi-kesehatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0e6559c523d9f7d5821c2bb087bcce38?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bintang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/surgery-cartoon.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">surgery-cartoon.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/insurance_policy_arrows_459665.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">insurance_policy_arrows_459665.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/healthinsurance.gif" medium="image">
			<media:title type="html">healthinsurance.gif</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cerita Seram dari Rumah Sakit</title>
		<link>http://polaroidhitamputih.wordpress.com/2011/12/16/cerita-seram-dari-rumah-sakit/</link>
		<comments>http://polaroidhitamputih.wordpress.com/2011/12/16/cerita-seram-dari-rumah-sakit/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Dec 2011 12:34:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bintang Pramodana</dc:creator>
				<category><![CDATA[La Vida Para Siempre]]></category>
		<category><![CDATA[My Work Story]]></category>
		<category><![CDATA[dokter]]></category>
		<category><![CDATA[pasien]]></category>
		<category><![CDATA[perawat]]></category>
		<category><![CDATA[rumah sakit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://polaroidhitamputih.wordpress.com/?p=582</guid>
		<description><![CDATA[Rumah sakit mungkin salah satu tempat kerja yang paling akan mengubah diri seseorang, semakin baik, atau malah semakin buruk. Di tempat inilah sering terjadi perbedaan kepentingan dengan pertaruhan nyawa manusia. Perbedaan kepentingan yang paling kontradiktif: sosial, atau bisnis. Apakah keduanya bisa berjalan bersama? Tidak, dalam sistem yang buruk. Karyawan RS kadang harus bersitegang dengan pasien [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=polaroidhitamputih.wordpress.com&amp;blog=3632503&amp;post=582&amp;subd=polaroidhitamputih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rumah sakit mungkin salah satu tempat kerja yang paling akan mengubah diri seseorang, semakin baik, atau malah semakin buruk. Di tempat inilah sering terjadi perbedaan kepentingan dengan pertaruhan nyawa manusia. Perbedaan kepentingan yang paling kontradiktif: sosial, atau bisnis. Apakah keduanya bisa berjalan bersama? Tidak, dalam sistem yang buruk.</p>
<p>Karyawan RS kadang harus bersitegang dengan pasien dan keluarga menyangkut pembiayaan tindakan medis. Awalnya para karyawan ini mungkin merasa bahwa hal ini bertentangan dengan kata hati mereka. Mereka menolak memberikan kamar, obat, atau apa saja, tanpa kepastian pembayaran. Para karyawan ini mungkin saja tersiksa ketika mereka harus bersitegang dengan keluarga pasien dalam menjalankan tugasnya. Tapi lama kelamaan, rasa itu bisa hilang. Dan mereka bisa berkata “tidak” tanpa emosi lagi.</p>
<p>Para dokter dan perawat seringnya pun sudah mati rasa terhadap konflik yang terjadi hampir setiap hari itu. Mereka juga tidak lagi merasa ganjil melihat kematian di depan mereka. Itu adalah hal biasa. Sebiasa makan siang hari ini dan besok.</p>
<p>Keluarga pasien pun melihat sesuatu dari kacamata mereka sendiri. Mereka sering lupa bahwa para karyawan RS yang membuat mereka kesal setengah mati ini cuma pekerja suruhan. Golongan paling bawah dari sebuah sistem. Keluarga pasien ini lupa bahwa perawat dan dokter sampai satpam RS yang mereka sebut mata duitan ini tidak mendapat apa-apa dari keributan ini. Seringnya keinginan menolong harus dibayar dengan kehilangan pekerjaan.</p>
<p>Dalam sebuah sistem yang buruk, tidak ada yang mau disalahkan. Semua ingin benar dalam kebenaran mereka sendiri.</p>
<p>IGD adalah tempat dimana semua watak manusia dalam kondisinya yang paling rapuh bertemu. Sebagai seorang dokter, anda melihat semuanya, mempunyai perasaan subjektif terhadap suatu hal, tapi tetap harus netral. Anda tidak memihak RS, anda tidak memihak pasien dan pihak-pihak yang bersengketa, anda adalah manusia setengah robot yang diharuskan netral.</p>
<p>Jadi ketika ada dua orang terlibat kecelakaan lalu lintas dan saling menyalahkan, anda hanya bisa menilai di dalam hati.</p>
<p>Suatu hari seorang anak orang kaya yang belum seharusnya naik motor menabrak sebuah motor yang dikendarai satu keluarga. Ayah dan anak di motor itu tidak cedera. Tapi sang ibu patah tulang lengan. Si anak orang kaya meraung-raung di IGD, dikelilingi keluarganya yang marah… pada motor yang ditabraknya. Ibu patah tulang itu diancam dilaporkan ke polisi. Suami istri itu ketakutan. Biaya pemeriksaan IGD pun tak bisa membayar. Si anak orang kaya bercerita kejadian yang sama sekali berbeda. Si ibu patah tulang terpaksa pulang tanpa tindakan apa-apa karena takut. Si anak orang kaya lepas dari tanggung jawab.</p>
<p>Pada kejadian lain, sebuah taksi ditabrak motor. Ini kejadian dimana mobil selalu salah. Supir taksi dipaksa membayar semua. Dengan uang yang mungkin diperolehnya dengan tidak tidur kemarin malam.</p>
<p>Di RS lah kewarasan anda diuji. Anda didatangi penipu yang bolos kantor dan kuliah lalu minta surat sakit. Anda didatangi koruptor yang berlaga sakit demi tidak diperiksa. Anda didatangi orang-orang yang mau anda tolong tapi tidak bisa. Anda dipaksa melihat detik-detik kematian itu. Anda mati rasa.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"><img style="display:block;border-color:initial;border-style:initial;border-width:0;" title="the sea.jpg" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/the-sea.jpg?w=600&#038;h=399" alt="IMG 0616" width="600" height="399" border="0" /><p class="wp-caption-text">tidak ada konflik di tengah laut <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p></div>
<p>Lebih nyaman di tengah laut ini.</p>
<p>Salam!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/polaroidhitamputih.wordpress.com/582/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/polaroidhitamputih.wordpress.com/582/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/polaroidhitamputih.wordpress.com/582/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/polaroidhitamputih.wordpress.com/582/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/polaroidhitamputih.wordpress.com/582/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/polaroidhitamputih.wordpress.com/582/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/polaroidhitamputih.wordpress.com/582/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/polaroidhitamputih.wordpress.com/582/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/polaroidhitamputih.wordpress.com/582/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/polaroidhitamputih.wordpress.com/582/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/polaroidhitamputih.wordpress.com/582/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/polaroidhitamputih.wordpress.com/582/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/polaroidhitamputih.wordpress.com/582/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/polaroidhitamputih.wordpress.com/582/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=polaroidhitamputih.wordpress.com&amp;blog=3632503&amp;post=582&amp;subd=polaroidhitamputih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://polaroidhitamputih.wordpress.com/2011/12/16/cerita-seram-dari-rumah-sakit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0e6559c523d9f7d5821c2bb087bcce38?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bintang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/the-sea.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">the sea.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>The Dream House</title>
		<link>http://polaroidhitamputih.wordpress.com/2011/12/14/the-dream-house/</link>
		<comments>http://polaroidhitamputih.wordpress.com/2011/12/14/the-dream-house/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Dec 2011 09:44:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bintang Pramodana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Future and Finance]]></category>
		<category><![CDATA[Travel and Living]]></category>
		<category><![CDATA[bookshelf]]></category>
		<category><![CDATA[design]]></category>
		<category><![CDATA[dream house]]></category>
		<category><![CDATA[kitchen]]></category>
		<category><![CDATA[modern minimalist]]></category>
		<category><![CDATA[reading room]]></category>
		<category><![CDATA[rooftop garden]]></category>
		<category><![CDATA[unique]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://polaroidhitamputih.wordpress.com/?p=576</guid>
		<description><![CDATA[Today I was browsing in the internet when suddenly I had the idea about a new post. Its about my idea of a dream-house I wish I have later in life. Sooner, I hope, rather than later. Everybody has their own ideas about their dream-house. My ideas, unsurprisingly, reflect many things that I value most. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=polaroidhitamputih.wordpress.com&amp;blog=3632503&amp;post=576&amp;subd=polaroidhitamputih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Today I was browsing in the internet when suddenly I had the idea about a new post. Its about my idea of a dream-house I wish I have later in life. Sooner, I hope, rather than later.</p>
<p>Everybody has their own ideas about their dream-house. My ideas, unsurprisingly, reflect many things that I value most. And if design really has genre, like music, well, maybe I’ll describe my idea with “eco modern minimalist”. I wonder if that genre really exist. Haha.</p>
<p><span style="text-decoration:underline;"><strong>Bookshelf</strong></span></p>
<p>My early life is all about books, and more books. Although nowadays I read less and less, books are still one important component I’d like to have in the house. So, I need bookshelves. Not the usual and boring ones (well, the kind that stood in my room for years, hehe), but something unique, unusual. Edgy.</p>
<p>I run across some design that catch my eyes.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 478px"><img style="display:block;border-color:initial;border-style:initial;border-width:0;" title="childrens-furniture-tree-bookcase-shawn-soh.jpg" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/childrens-furniture-tree-bookcase-shawn-soh.jpg?w=468&#038;h=342" alt="Childrens furniture tree bookcase shawn soh" width="468" height="342" border="0" /><p class="wp-caption-text">for long has been my favorite bookshelf design!</p></div>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 415px"><img class=" " style="display:block;border-color:initial;border-style:initial;border-width:0;" title="1734-612x612-21.jpg" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/1734-612x612-21.jpg?w=405&#038;h=405" alt="1734 612x612 21" width="405" height="405" border="0" /><p class="wp-caption-text">good use of the under-the-stair space</p></div>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 490px"><img style="display:block;border-color:initial;border-style:initial;border-width:0;" title="4576-612x612-21.jpg" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/4576-612x612-21.jpg?w=480&#038;h=480" alt="4576 612x612 21" width="480" height="480" border="0" /><p class="wp-caption-text">simple!</p></div>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 451px"><img style="display:block;border-color:initial;border-style:initial;border-width:0;" title="15892-612x612-21.jpg" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/15892-612x612-21.jpg?w=441&#038;h=600" alt="15892 612x612 21" width="441" height="600" border="0" /><p class="wp-caption-text">this is an actual stairs!! brilliant!!</p></div>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 490px"><img style="display:block;border-color:initial;border-style:initial;border-width:0;" title="Contemporary-plywood-chair-design-with-the-book-shelf-under-the-cushion-for-simplicity-when-reading-a-book.jpg" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/contemporary-plywood-chair-design-with-the-book-shelf-under-the-cushion-for-simplicity-when-reading-a-book.jpg?w=480&#038;h=382" alt="Contemporary plywood chair design with the book shelf under the cushion for simplicity when reading a book" width="480" height="382" border="0" /><p class="wp-caption-text">cool!!</p></div>
<p style="text-align:center;">
<p><span style="text-decoration:underline;"><strong>Reading room</strong></span></p>
<p>I also need a reading room, because I need a place for my own for reading and working purposes. A room that makes me feel comfortable reading for hours, with good music (from a good stereo!), and good cups of coffee. I’d prefer the room to have some kind of warm ambience, not too cold and serious.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img style="display:block;border-color:initial;border-style:initial;border-width:0;" title="14085010783.jpg" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/14085010783.jpg?w=450&#038;h=328" alt="14085010783" width="450" height="328" border="0" /><p class="wp-caption-text">modern minimalist</p></div>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 505px"><img style="display:block;border-color:initial;border-style:initial;border-width:0;" title="reading-room-design-ideas.jpg" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/reading-room-design-ideas.jpg?w=495&#038;h=360" alt="Reading room design ideas" width="495" height="360" border="0" /><p class="wp-caption-text">a little bit cold for my liking, but love the view</p></div>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 490px"><img style="display:block;border-color:initial;border-style:initial;border-width:0;" title="015.jpg" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/015.jpg?w=480&#038;h=346" alt="015" width="480" height="346" border="0" /><p class="wp-caption-text">this looks warm and quite classic</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="text-decoration:underline;"><strong>Kitchen</strong></span></p>
<p>This is also one key elements in my house. I want a nice small kitchen! If possible, I’d like it to be placed at the centre of the house. So its kinda family place. I don’t want a big dinner table, just a small one attached to the kitchen. We will talk about how life has been going in company of a nice pasta I cooked. Nice and simple life!</p>
<p>Coffee is my favorite drink. Without saying, I always dream to have my own espresso machine. When friends come over, we’ll serve them “penne with mushroom cream sauce, and one cup of cold cappuccino”.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 370px"><img style="display:block;border-color:initial;border-style:initial;border-width:0;" title="5-chintz-kitchen-1007_xlg-31566024copy.jpg" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/5-chintz-kitchen-1007_xlg-31566024copy.jpg?w=360&#038;h=460" alt="5 chintz kitchen 1007 xlg 31566024copy" width="360" height="460" border="0" /><p class="wp-caption-text">Love it!</p></div>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"><img style="display:block;border-color:initial;border-style:initial;border-width:0;" title="island-counter.jpg" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/island-counter.jpg?w=400&#038;h=400" alt="Island counter" width="400" height="400" border="0" /><p class="wp-caption-text">Speechless!</p></div>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 450px"><img style="display:block;border-color:initial;border-style:initial;border-width:0;" title="Minimnlist-Country-Kitchen-Design-Ideas.jpg" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/minimnlist-country-kitchen-design-ideas.jpg?w=440&#038;h=440" alt="Minimnlist Country Kitchen Design Ideas" width="440" height="440" border="0" /><p class="wp-caption-text">more traditional</p></div>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 470px"><img style="display:block;border-color:initial;border-style:initial;border-width:0;" title="9-griffith-kitchen-0608-xlg-15159836-75549510copy.jpg" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/9-griffith-kitchen-0608-xlg-15159836-75549510copy.jpg?w=460&#038;h=360" alt="9 griffith kitchen 0608 xlg 15159836 75549510copy" width="460" height="360" border="0" /><p class="wp-caption-text">the wood is perfect</p></div>
<p style="text-align:center;">
<p><span style="text-decoration:underline;"><strong>Rooftop garden</strong></span></p>
<p>But, where’s the eco-thing? Well, you see it right here, at the top of the house. I imagine a musholla up there with flowers and fruit’s trees around it. Some of the day, we can enjoy the afternoon sitting on the roof, watching as the sun comes down.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><img style="display:block;border-color:initial;border-style:initial;border-width:0;" title="images.jpg" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/images.jpg?w=500&#038;h=400" alt="Images" width="500" height="400" border="0" /><p class="wp-caption-text">imagine sitting here all afternoon</p></div>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 490px"><img style="display:block;border-color:initial;border-style:initial;border-width:0;" title="roof-garden-overview-design-decorates.jpg" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/roof-garden-overview-design-decorates.jpg?w=480&#038;h=360" alt="Roof garden overview design decorates" width="480" height="360" border="0" /><p class="wp-caption-text">colorful indeed</p></div>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 490px"><img style="display:block;border-color:initial;border-style:initial;border-width:0;" title="Roof-Garden-design-decoration-ideas.jpg" src="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/roof-garden-design-decoration-ideas.jpg?w=480&#038;h=360" alt="Roof Garden design decoration ideas" width="480" height="360" border="0" /><p class="wp-caption-text">a little more bourgeoisie,eh?</p></div>
<p style="text-align:center;">
<p>Yes, I realize that it will be no cheap. But my friend, dreams are the one that keep us going.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/polaroidhitamputih.wordpress.com/576/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/polaroidhitamputih.wordpress.com/576/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/polaroidhitamputih.wordpress.com/576/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/polaroidhitamputih.wordpress.com/576/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/polaroidhitamputih.wordpress.com/576/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/polaroidhitamputih.wordpress.com/576/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/polaroidhitamputih.wordpress.com/576/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/polaroidhitamputih.wordpress.com/576/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/polaroidhitamputih.wordpress.com/576/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/polaroidhitamputih.wordpress.com/576/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/polaroidhitamputih.wordpress.com/576/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/polaroidhitamputih.wordpress.com/576/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/polaroidhitamputih.wordpress.com/576/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/polaroidhitamputih.wordpress.com/576/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=polaroidhitamputih.wordpress.com&amp;blog=3632503&amp;post=576&amp;subd=polaroidhitamputih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://polaroidhitamputih.wordpress.com/2011/12/14/the-dream-house/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0e6559c523d9f7d5821c2bb087bcce38?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bintang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/childrens-furniture-tree-bookcase-shawn-soh.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">childrens-furniture-tree-bookcase-shawn-soh.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/1734-612x612-21.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1734-612x612-21.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/4576-612x612-21.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">4576-612x612-21.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/15892-612x612-21.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">15892-612x612-21.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/contemporary-plywood-chair-design-with-the-book-shelf-under-the-cushion-for-simplicity-when-reading-a-book.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Contemporary-plywood-chair-design-with-the-book-shelf-under-the-cushion-for-simplicity-when-reading-a-book.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/14085010783.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">14085010783.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/reading-room-design-ideas.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">reading-room-design-ideas.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/015.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">015.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/5-chintz-kitchen-1007_xlg-31566024copy.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">5-chintz-kitchen-1007_xlg-31566024copy.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/island-counter.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">island-counter.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/minimnlist-country-kitchen-design-ideas.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Minimnlist-Country-Kitchen-Design-Ideas.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/9-griffith-kitchen-0608-xlg-15159836-75549510copy.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">9-griffith-kitchen-0608-xlg-15159836-75549510copy.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/images.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">images.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/roof-garden-overview-design-decorates.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">roof-garden-overview-design-decorates.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://polaroidhitamputih.files.wordpress.com/2011/12/roof-garden-design-decoration-ideas.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Roof-Garden-design-decoration-ideas.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>[Movie_Talk] Review: Arisan! 2</title>
		<link>http://polaroidhitamputih.wordpress.com/2011/12/03/movie_talk-review-arisan-2/</link>
		<comments>http://polaroidhitamputih.wordpress.com/2011/12/03/movie_talk-review-arisan-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Dec 2011 23:48:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bintang Pramodana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movies]]></category>
		<category><![CDATA[arisan! 2]]></category>
		<category><![CDATA[film indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[nia dinata]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://polaroidhitamputih.wordpress.com/?p=556</guid>
		<description><![CDATA[Me-review film juga adalah hal yang sudah jarang sekali saya lakukan. Bukan karena tidak pernah menonton film lagi, walaupun frekuensi jelas berkurang. Film terakhir yang saya tonton di bioskop adalah Arisan! 2. Nia Dinata mencoba melanjutkan kisah karakter-karakter dalam Arisan! Yang kala itu cukup fenomenal karena menawarkan kisah yang beda dan berani. Arisan! 2 kembali [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=polaroidhitamputih.wordpress.com&amp;blog=3632503&amp;post=556&amp;subd=polaroidhitamputih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" title="Arisan! 2" src="http://chicmagz.com/system/images/Review-Movie-Arisan!-2.jpg" alt="" width="644" height="400" /></p>
<p>Me-review film juga adalah hal yang sudah jarang sekali saya lakukan. Bukan karena tidak pernah menonton film lagi, walaupun frekuensi jelas berkurang.</p>
<p>Film terakhir yang saya tonton di bioskop adalah Arisan! 2. Nia Dinata mencoba melanjutkan kisah karakter-karakter dalam Arisan! Yang kala itu cukup fenomenal karena menawarkan kisah yang beda dan berani.</p>
<p>Arisan! 2 kembali menghadirkan Tora Sudiro, Cut Mini, Surya Saputra, dan Rachel Maryam. Cerita tentang persahabatan mereka dan kisah cinta gay Tora Sudiro dengan Surya Saputra tetap ada walaupun kali ini fokus cerita lebih kepada bagaimana Cut Mini (Meimei) melawan penyakit yang di deritanya.</p>
<p>Menurut saya akting yang cukup menonjol dalam film ini adalah Surya Saputra yang entah bagaimana terlihat natural sekali memerankan Nino. Akting Tora dan Rio Dewanto sebagai tidak jelek, hanya tidak sebaik Surya. Pada Arisan! 2 juga Nia Dinata sesekali memunculkan scene tentang indahnya alam Indonesia di sebuah pulau yang saya tebak adalah Gili di Lombok.</p>
<p>Tapi secara cerita sebenarnya tidak istimewa. Dialog, jokes, dan gimmick-nya pun terasa lokal dan tidak natural pada beberapa adegan. Ah, mungkin karena memang saya tidak pernah tahu pergaulan kalangan jetset tersebut. Kurang mengena rasanya.</p>
<p>Tapi ada bagian yang menurut saya sangat bagus, yaitu ketika Meimei bersama Tom mengunjungi Borobudur saat perayaan Waisak. Music score-nya bagus, gambar-gambarnya bagus, dan disempurnakan dengan dikutipkan sajak Rumi “When I Die” yang sangat menyentuh. Bait ini sampai terngiang-ngiang di kepala saya:</p>
<blockquote><p> <em>it looks like the end<br />
</em><em>it seems like a sunset<br />
</em><em>but in reality it is a dawn<br />
</em><em>when the grave locks you up<br />
</em><em>that is when your soul is freed</em></p></blockquote>
<p>Kesimpulannya, Arisan!2 mungkin tidak menawarkan banyak hal baru untuk anda. Tetapi itu tidak menyingkirkan kenyataan bahwa Arisan! 2 tetaplah film yang dibuat dengan sangat baik.</p>
<p><span style="color:#ff0000;"><strong>My Rating: 3/5</strong></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/polaroidhitamputih.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/polaroidhitamputih.wordpress.com/556/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/polaroidhitamputih.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/polaroidhitamputih.wordpress.com/556/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/polaroidhitamputih.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/polaroidhitamputih.wordpress.com/556/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/polaroidhitamputih.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/polaroidhitamputih.wordpress.com/556/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/polaroidhitamputih.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/polaroidhitamputih.wordpress.com/556/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/polaroidhitamputih.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/polaroidhitamputih.wordpress.com/556/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/polaroidhitamputih.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/polaroidhitamputih.wordpress.com/556/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=polaroidhitamputih.wordpress.com&amp;blog=3632503&amp;post=556&amp;subd=polaroidhitamputih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://polaroidhitamputih.wordpress.com/2011/12/03/movie_talk-review-arisan-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0e6559c523d9f7d5821c2bb087bcce38?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bintang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://chicmagz.com/system/images/Review-Movie-Arisan!-2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Arisan! 2</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
