polaroid hitam putih

Abril 26, 2009

Romance and How They Do It

Archivado en: romanticismo — Bintang Pramodana @ 6:09 pm

My partner recently said that i wasn’t the romantic type at all. *silent sigh*, i’ve heard of it too many times. Haha. They said i was ignorant and so full of my self. Thats true, in some parts. I answered to her, “i’m romantic in my on specific way”, and laughed. She asked for an example, i didn’t give her, i mean it wasn’t going to be answered anyway.

So, what is romance? Does it have any criteria to be fulfilled? I think (as always), romantisme itu ga sama antara orang yang satu dan yang lain. We always have our own preferencies about what romance is. Does it always have something to do with flowers? Words of love? Mungkin ini semua berhubungan dengan 5 Love Expressions yang saya tulis beberapa waktu yang lalu.

Mengapa saya menulis ini? Saya tidak tahu pasti. Mungkin saya Cuma ingin bercerita saja. Dan buat saya romantisme selalu muncul pada saat2 yang aneh yang mungkin pasangan saya sendiri tidak sadar bahwa dia telah berbuat sesuatu yang menurut saya sangat romantis. Suatu ketika saya pernah meminta dia untuk online dan menemani saya karena saat itu saya sedang banyak kerjaan yang mengharuskan saya di belakang komputer utk waktu yang lama. Dengan begitu, akan lebih mudah untuk saya menghubungi dia buat ngobrol dan membuat saya merasa tidak sendiri. Melihat sebuah lingkaran hijau di layar facebook saya membuat saya merasa lebih nyaman. Setelah berbincang-bincang sebentar, i asked, “what do you want to talk about?”. Saya Cuma ingin dia juga merasa ditemani. Jawabannya: “its okay dear. Do your work. I just want you to know that i’m here”. Damn… thats was romantic, for me… mungkin engga buat orang lain.

Suatu saat yang lain, dulu, tengah malam, saya berada di BSD karena abis nganterin seorang teman, sendirian. Saya benar2 tidak mengenal daerah ini dan waktu yang sudah lewat tengah malam membuat saya sedikit ngeri. Sedikit juga orang di jalan untuk ditanya. I called my mom. She was still awake (she always stays awake when one of her boys is still out there. Satu hal yang buat gue, priceless bgt). I asked for direction and she answered. Saya perlu teman. Saya ngantuk, dan saya takut. Dan saya menelpon wanita ini, dengan sedikit berharap dia masih bangun. Kemungkinan itu kecil. Ini sudah malam, dan dia tidak biasa tidur malam bila tak ada alasan penting. *ring ring*, and she answered!! (fyi, she always silent her cellphone!!) Saya bertanya apa yang menyebabkan dia bangun jam segini. Dia terdengar bete. Akhirnya saya mendapatkan jawaban. “i never like you coming home this late”, she continued, “i cant sleep knowing you’re not home yet”. *dar!* i shivered hearing that reason. “i always like this when you or papa come home late. I hate it”, she sounded quite mad, but lovely. That time, i knew, 2 women would stay awake with me anytime. That was romantic.

*sometime i need your body next to mine, i could draw us imaginary lines. Just dont breath, i dont need your elegy. I’m falling out of bed not out of love. I know you understand* (Imaginary Lines – Badly Drawn Boys)

When in some times, i felt i was being romantic, but it would be ridiculous to write it here. Hahaha. I mean, based on my story above, you know there’s a lot of way to be romantic…

Sayonara!

Blog de WordPress.com.