perjalanan ke Solo memakan waktu 1 jam. Kereta Pramex belum penuh ketika kami naik pukul 8 pagi itu. duduk di gerbong paling depan dengan kursi2 memanjang seperti di mikrolet, kami mulai membuang waktu dengan kegiatan masing. koran yang dibeli Bohay menjadi favorit dan terpaksa rela terbelah2 untuk di baca beberapa orang. Mike, Gue, dan Bayu seperti biasa segera mengeluarkan earphone dan iPod dari tas. Laras juga.

Di Stasiun Solo Balapan
Eyang sudah menyiapkan 2 kamar di rumah Solo yang emang lumayan besar (karena dulunya buat menampung semua keluarga). kamar kecil di bawah (yang hanya berisi 2 kasur besar) sedianya ditempatkan untuk cowok2 dan kamar atas (yang besar dengan kasur lebih banyak, dispenser, bantal berlimpah, kamar mandi dalam, dan tv) sedianya untuk cewek2. sayang sekali, eyang Putri berpikiran lain. hehe. jadilah kami, para pria, mendapatkan kedigdayaan dengan tidur di kamar atas. Men on top, yeah!
ga banyak yang dilakukan di Solo selain berkeliling pasar Klewer, wisata kuliner bahkan sampe ke gudeg ceker yang hanya buka jam 2 pagi! (ketemu dr.Partini juga yang lagi semangat makan ceker juga!), dan pada akhirnya yang menyenangkan adalah perjalanan ke Tawang Mangu. gue udah sering banget ke sini. tapi suasana yang di dapet ketika elo berjalan bersama teman2 selalu berbeda. apalagi dengan kamere olympus gue. semua terasa berbeda, hehe. Grojokan Sewu memuncratkan air2 yang terpaksa ditanggung kamera gue yang sesekali gue lindungi dengan badan gue. kasian dia!

di Tawang Mangu

Manis banget foto ini.. favorit gue
yah itulah. bahkan kita sempat2nya berfoto di sawah dalam perjalanan pulang ke Solo. bayangin, sawah! seberapa “biasa banget” ga sih sawah itu? tapi ketika elo mengunjungi itu bersama teman2 lo kayaknya segala sesuatu jadi bagus. ada quote dari Anthony Bourdain: “the most humble person in earth is a farmer” karena begitu terkesimanya dia dengan keramahan petani Indonesia (gue ga bohong loh ini). gue juga sempat tersundut rokok yang pada awalnya gue pikir terkena gigitan sejenis serangga dengan enzim protease!! brengsek!

gue benci, wanita2 ini selalu berada dalam foto favorit gue, hehe

untungnya foto ini juga bagus! hehe
2 malam di Solo, kita berangkat ke Malang dengan travel yang kita sewa dengan harga 850 ribu untuk 10 orang. AC-nya panas sih, hehe, cuma untung mobilnya agak gede (L300) jadi bisa selonjoran. pas lah! Solo-Malang menghabiskan waktu sekitar 6-7 jam.
Bromo semakin dekat… mari!
-bersambung-






pulangnya kita mampir dulu ke Surabaya. beristirahat sejenak sebelum menyudahi tur panjang 10 hari ini. kebayang kan kenapa gue ga sabar sekaligu khawatir. kemungkinan cowok yang ikut cuma gue ama Mike, dengan kemungkinan nambah Nana dan Wahyu. sedangkan cewek udah ada Ana, Astri, Laras, dan Fani, dengan tambahan mungkin Ipti.
